Semangat Digital dalam Pelayanan Informasi Publik

Pertemuan rutin Forum Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) se-Daerah istimewa Yogyakarta (DIY) kali ini kembali giliran Kabupaten Sleman yang menjadi tuan rumah. PPID Kabupaten Sleman menggelarnya Kamis (9/8) di Rumah Kecebong, Mlati, Sleman.

Sejumlah pendapat mengemuka dalam pertemuan ini. Setiap PPID di kabupaten/kota membagi kesulitan dan perkembangan pelayanan informasi publik di wilayahnya masing-masing. PPID Kabupaten Sleman sekaligus Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Intriati Yudatiningsih mengaku senang dengan forum seperti ini, “Dengan bertemu seperti ini kita bisa saling berbagi mengenai pelayanan informasi publik. Saling belajar lintas kabupaten dan kota, “ terang Intriati.

Ketua Komisi Informasi Daerah DIY Hazwan Iskandar Jaya menyampaikan laporan pengiriman kuesioner monitoring dan evaluasi oleh tiap kabupaten/kota. Salah satu yang diapresiasi Hazwan adalah semua kecamatan di Sleman mengirimkan kuesionernya, meski untuk Dinas dan Badan tidak bisa 100 persen. ”Evaluasi ini masih berjalan, untuk pengiriman kuesioner dan pemantauan website memang sudah kami lakukan, tapi untuk kunjungan ke lapangan belum dan tidak akan kami umumkan kapan waktunya,” jelas Hazwan.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang masih menggunakan buku, kali ini monitoring dan evaluasi dilakukan melalui form yang dikirim melalui surat elektronik. Ini sesuai aspirasi dari pertemuan Forum PPID tahun lalu dimana ada usulan agar pengisian kuesioner kemarin yang masih pakai buku ke depannya bisa secara online sehingga dapat diketahui siapa yang sudah mengisi dan mana yang belum, sekaligus bisa untuk menampilkan skor hasil pemeringkatan.

Dalam kesempatan ini PPID Kabupaten Sleman juga mengenalkan e-PPID, aplikasi yang menjadi salah satu sarana yang disediakan oleh Pemerintah kabupaten Sleman guna melayani masyarakat dalam menyampaikan permohonan dan memperoleh informasi publik. Aplikasi ini sudah diterapkan sejak 30 April lalu, dan sejak saat itu pelayanan permohonan informasi publik kepada Pemerintah Kabupaten Sleman harus dilayani melalui sistem, sehingga proses pelayanan informasi publik terdokumentasikan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*